Cayadi Sutanto, October 7th, 2008:

Kelakuan dan Omongan Beda

Summary:

Perkataan dan perbuatan seringkali tidak sinkron. Bila ngomong A jadinya B, bila janji A jadinya kebalikan dari A. Kalau janjinya tidak akan terjadi krisis bukannya nanti malah terjadi krisis?

Pembicaraan lintas agama, lintas suku, lintas usia dan lintas geografi. Terjadi di Kereta jurusan Tanah Abang – Rangkas Bitung. Pak Dede adalah mantan ketua RT yang tidak mau dipilih kembali. Meskipun menurut pengakuan dia banyak yang menyuruh dia menjadi ketua RT.

Ini namanya merendahkan diri namun meninggikan mutu. Saya tidak sadar kondisi itu sampai teman lain ngomong, “Pak saya kritik ya, Jadi orang jangan banyak omong dan sombong”. Pak Dede bilang, “Lho saya ini tidak sombong. Saya cuma cerita kalau saya dan Obama punya karakter kepemimpinan yang sama”.

Mau berapa kali kritik membangun dikeluarkan respon Pak Dede tetap sama. Di surat kabar hari ini saya membaca kata-kata ekonom dan pejabat negara. Mereka bilang jangan khawatir tentang krisis global ekonomi. Dulu mereka juga berkata jangan khawatir dengan harga bensin dan minyak. Pokoknya jangan khawatir.

Sampai satu titik Duerrr harga bensin dan minyak naik. Berapa kali mereka janji dan berapa kali pula berbeda kenyataan

“Saya harus katakan secara tegas dan jelas bahwa Insya Allah tidak akan terjadi krisis sebagaimana kita alami pada sepuluh tahun yang lalu.” – SBY di Suluh Indonesia tgl. 7 Oktober 2008

Rumusnya begini, Hal A tidak akan terjadi = A terjadi. Sekarang ada kata-kata: Krisis tidak akan terjadi = Krisis terjadi. Ini rumus yang saya simpulkan dari masa lalu. Semoga Tuhan memberkati kita.

Leave a Reply


Subscribe by RSS to Entries or Comments.