Cayadi Sutanto, October 23rd, 2008:

Penyapu KRL Unofficial

Summary:

Setiap manusia memiliki tugas yang tidak resmi dari Tuhan. Apapun itu namun memberikan hasil hidup damai dan sejahtera.

Siang hari itu saya pulang lebih awal dari kantor karena sakit. Pilihan kereta api listrik ke Serpong hanyalah KRL Ekonomi. Kereta ini termasuk murah karena tiketnya hanya 1.500 rupiah. Full AC dari seluruh jendela dan pintu yang terbuka lebar. Sengaja saya pilih satu sudut yang terlindung dari angin.

Di depan saya duduk ternyata ada seorang ibu penjual nasi. Lauknya gorengan, sayur orek dan jengkol serta ikan masak pedas. Beberapa penjual asongan datang untuk makan siang. Rata-rata mereka membayar 5.000 rupiah, termasuk segelas aqua. Sampai satu saat seorang anak berumur 12 tahunan membeli makananan. Dia bilang, “Bu makan ya, 2.000 saja”. Dapat apa dia dengan 2.000? Ternyata masih dapat sayur jengkol dan kuah. Anak ini adalah pekerja unofficial dari PJKA. Fotonya ada di Photo Blog saya.

Saya katakan unofficial karena dia menjaga kebersihan kereta PJKA namun tidak menggunakan seragam. Hidup kita pun memiliki tugas unofficial dari Tuhan. Mengapa unofficial?

  • Karena tidak tampak seperti seharusnya, Bunda Maria adalah bunda Tuhan. Yang melahirkan dan menjaga Yesus dari kecil hingga masa Dia berkarya. Namun Bunda Tuhan tidak memiliki kemewahan seorang bunda raja.
  • Karena hanya punya kontrak sederhana, bahwa manusia hidup hanya memiliki satu tujuan, mengabdi Tuhan. Hanya memiliki satu aturan – yaitu Hukum Kasih.
  • Karena sewaktu-waktu kembali ke Tuhan, apa yang manusia miliki? hanya kebebasan. Uang, nyawa, kesehatan, pangkat, pekerjaan, dan kepemilikan lainnya tidak dapat Anda pertahankan. Kalau itu semua miliki Anda pasti dapat dipertahankan. Sebagai contoh adalah nyawa, tidak ada manusia yang dapat mempertahankan nyawanya sendiri.

Leave a Reply


Subscribe by RSS to Entries or Comments.