<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cayadi Sutanto &#187; fitnes</title>
	<atom:link href="http://blog.sutanto.or.id/tag/fitnes/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.sutanto.or.id</link>
	<description>Ziarah batin</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Dec 2010 02:22:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Alasan untuk Bike to Work</title>
		<link>http://blog.sutanto.or.id/catatan/alasan-untuk-bike-to-work/</link>
		<comments>http://blog.sutanto.or.id/catatan/alasan-untuk-bike-to-work/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jul 2010 06:23:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cayadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[fitnes]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda]]></category>
		<category><![CDATA[tindakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.sutanto.or.id/?p=157</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa saya memutuskan bike to work? Bukan sok sehat, tetapi mencoba mengikuti saran kesehatan. Meskipun pada akhirnya Tuhan juga yang memutuskan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin sore saya mendapat pertanyaan. &#8220;Mengapa bersepeda ke kantor?&#8221;, laki-laki yang perutnya sedikit buncit itu mungkin berusian 40 s.d. 45 tahun. Rapi, rambut sedikit putih, gemar olah raga golf dan kerja di salah satu bank. Kami bertemu di atas kereta Serpong. Sudah <a href="http://blog.sutanto.or.id/catatan/ulang-tahun-pertama-sepeda-lipat-ku/">setahun usaha</a> bike to work ini berjalan.</p>
<p>Berikut jawaban standar saya untuk pertanyaaan itu</p>
<ol>
<li><strong>Otot jantung</strong>, saya belum terkena penyakit jantung. Tetapi dokter Rumah Sakit Jakarta melihat otot jantung bagian memiliki kontraksi tidak sekuat otot jantung bagian bawah. Solusi yang terbaik saat itu adalah olah raga.</li>
<li><strong>Profesi</strong>, sebagai ahli komputer kegiatan fisik terdekat adalah menggerakan jari di atas keyboard.</li>
<li><strong>Joseph Marino</strong>, tetangga yang satu ini menunjukan betapa naik sepeda lipat itu menyenangkan. Sejujurnya dia juga yang membantu memilihkan sepeda.</li>
<li><strong>Sepeda lipat</strong>, waktu itu kendaraan rutin yang dipergunakan adalah sepeda motor dan kereta. Menggunakan sepeda 100% dari rumah ke kantor tidak memungkinkan. Syukurnya ada teknologi sepeda lipat ini. Saya memilih <a href="http://www.dahon.com/bikes/2010/eco-3" target="_blank">Dahon</a>.</li>
<li><strong>Asam urat, kolestrol dan obesitas</strong>, tiga hal yang terkait satu sama lain dan sudah menimbulkan efek kurang menyenangkan. Ujungnya adalah obesitas &#8211; pola makan yang memicu penimbunan lemak dan mengurangi kemampuan tubuh membuang purin.</li>
</ol>
<p>Bukan sok sehat, tetapi mencoba mengikuti saran kesehatan. Capek juga kalau setiap bangun tidur kaki kesemutan, pinggang ngilu, pilek sering datang dan sulit membungkuk karena perut kegendutan. Rencananya ingin punya badan sehat, tetapi <a href="http://blog.sutanto.or.id/renungan/musibah-di-tahun-baru/">musibah bisa terjadi kapan saja</a>. Akhirnya Tuhan juga yang memutuskan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.sutanto.or.id/catatan/alasan-untuk-bike-to-work/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diet dan Ayam Gule</title>
		<link>http://blog.sutanto.or.id/renungan/diet-dan-ayam-gule/</link>
		<comments>http://blog.sutanto.or.id/renungan/diet-dan-ayam-gule/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 01:57:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cayadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[ayam gule]]></category>
		<category><![CDATA[fitnes]]></category>
		<category><![CDATA[nafsu]]></category>
		<category><![CDATA[perang batin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.sutanto.or.id/catatan/diet-dan-ayam-gule/</guid>
		<description><![CDATA[Saudara Iskandar berjuang melawan nafsu makan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saudara saya Iskandar baru ikut fitnes. Dia bilang badannya semakin segar. Makan dan bangun tidur menjadi penuh semangat. Dalam hal makan ada perubahan motivasi. Dulu dia makan karena jam makan. Sekarang dia makan karena lapar usai berolah raga.</p>
<p>Sebagai junior di kelas fitnesnya. Semangat saudara Iskandar cukup tinggi. Demi memperoleh bentuk badan ideal dia rela mengeluarkan keringat. Itu pengorbanan yang besar. Karena saudara Iskandar adalah profesional belakang meja dan komputer. Berolah raga berarti meninggalkan zona aman dan nyaman. </p>
<p>Satu hal lagi yang saudara Iskandar lakukan. Diet ketat. Sebab tidak ada gunanya fitnes bila makanan amburadul. Makannya lalu tidak senafsu sebelumnya. Karena sebuah tujuan dia mampu mengalahkan nafsu. Namun suatu malam sepulang fitnes dia melihat ayam gule yang sengaja disisakan kakaknya. Malam itu ayam gule menjadi hidangan penutup.</p>
<p>Saya bertanya kepada saudara Iskandar, &#8220;lho kok nafsunya kalah dengan ayam gule?&#8221;. Jawabnya, &#8220;Waktu itu sudah larut malam, mubazir kalau tidak dimakan&#8221;. Diet dan ayam gule menjadi cerita semangat dan mubazir.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.sutanto.or.id/renungan/diet-dan-ayam-gule/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

